Kamis, 11 April 2013

Cahaya-cahaya Penembus Cakrawala



**Bermimpilah setinggi-setingginya karena Tuhan
 yang akan memeluk mimpi-mimpi kalian**

Ini hari siroh, saya terlambat, berangkat setengah dua, tidak dapat menembus macet yang super-super macet. Dua jam sebelumnya seharusnya saya harus sudah berangkat, tapi karena saya kelelahan saya tertidur di asrama. Memang tidak terlalu terlambat, tapi 15 menit adalah waktu berharga yang harus saya tebus dengan anak-anak dan masyarakat, apalagi kalau bukan mencontohkan ketidakdisiplinan. Hari ini seharusnya, ada tiga pengajar yang akan mengajar, tapi belum satupun datang, satu orang izin, yang satu belum datang dan satu lagi, saya, yang baru datang. Kreatifnya anak-anak memang sering muncul saat-saat gurunya terlambat datang. Apa lagi kalo bukan memunculkan permainan yang menggila. Mulai main tendang-tendangan, lari-larian, mengejek teman, membuat menangis orang lain, dan berkeliaran dimana-mana. 

Tepat di gang amal, hp saya berdering, salah satu orang tua wali murid, menelpon, menanyakan keberadaan saya, dan melaporkan kreativitas anak-anak saya. Hahahaha, baru datang saya sudah disuguhi masalah.
Melihat saya datang, semua berlarian memasuki mushollah, anak perempuan kulihat sedang berwudhu, dan yang laki-laki ternyata sudah wudhu. Hebat 5 menit yang lalu, saya dikabari kegaduhan, dan sekarang mereka, sudah bersiap untuk sholat ashar, Aris yang hari pertama diberi tugas untuk adzan sudah mempersiapkan diri untuk azan, Arsy, sang ketua yang saya tunjuk sudah mentertibkan shof-shof sholat, anak laki-laki. Tak kutemui, sisa-sisa kegaduhan, anak yang menangis misalnya, atau barang-barang bertebaran dimana-mana. Rapih dan terkondisi, tas-tas yang telah disepakati untuk diletakkan di pojok ruangan telah tersusun rapi, walau tak serapi yang saya harapkan. Sedikit lega, menyelusup didada sana.

Adzan selesai, shof sudah rapi, tinggal Imam, hmmm pengajar yang laki-laki belum datang, terpaksa Arsy, sang ketua yang menjadi Imam hari ini, dan saya memutuskan untuk tidak ikut berjama’ah, untuk mengontrol kalau-kalau ada konser yang dilakukan oleh anak-anak saat sholat. Aman dan berjalan dengan seharusnya.
Saatnya Tilawah, terpaksa hari ini anak-anak membaca tilawah masing-masing, dengan dikontrol oleh Ketua kelompok. Saya melaksanakan sholat ashar. Selesai sholat, saya mengumpulkan mereka, tiba sesi bercerita, nabi Sulaiman menjadi pilihan saya. Berjalan dengan normal.

Selanjutnya, adalah saatnya saya meminta mereka untuk menuliskan 10 mimpi-mimpi mereka, dan ini tidak normal. Mimpi-mimpi ini yang saya maksud adalah keinginan-keinginan mereka dimasa yang akan datang. Tapi coba bacalah daftar mimpi-mimpi ini;

Mimpi-mimpi Aris:
1.     Mimpi basah (huaaahhhh kalau ini yang menulis anak Smp atau Sma saya mahpum, tapi kalau ini yang menulis anak SD kelas III, membuat saya mengerutkan  kening, what.....??)
2.    Aku semalam mimpi dikejar maling (mana ada ya?? Perasaan maling dikejar masa biasanya)
3.    Aku semalam mimpi bertemu dengan kakek saya
4.    Aku semalam mimpi aku didatangi oleh setan (hahahaha, didatangi oleh setan??...setan aja takut, sama anak SD kelas III kayak gini...gkgkgk)
5.    Aku semalam mimpi diusir oleh mama papaku (emmmm, ini mimpi??”)

Aris, benar-benar mimpi buruk. Dan ini tentulah bukan mimpi-mimpi yang saya maksud. Dan ini belum aneh, coba baca yang ini, dan ini membuat saya terpingkal-pingkal tertawa.

Mimpi-Mimpi Farrel (kelas II SD)
1.     Aku menjadi pemain sepak bola (mimpi yang wajar)
2.    Macete unite lawan city (sesuai dg yang ditulis, hmmm mulai aneh)
3.    Aku menjebol gawang city (.....Maksudnya)
4.    Na terus aku menjebolkan lagi gawang city (L)
5.    Aku di selengkat abis itu aku pinalti
6.    Aku menjebol lagi gawang City
7.    Pertandingan selesai nwesterunited menang 1-0 (nahh lo, 1 gol lagi kemana perginya?? Hhhh)
8.    Besoknya aku tanding lagi cersi (chelsi, mungkin maksudnya) vs manter united aku tanding lawan celsi aku jebolkan lagi gawang celsi abis tu aku jebolkan lagi gawang celsi, abis tu aku kejebolan (wahhh seru nihhh peratndingannya)aku dijebolkan sama celsi, abis tu pertandingan selesai 2-2
9.    Besoknya diulang lawan celsi aku kalahkan 1-2
10. Akhirnya pertandingan selesai juga

Pertandingan selesai, saya bingung membacanya, ini mimpi atau apa sihhh...??
Banyak sekali keanehan yang ada di dalam mimpi-mimpi monster-monster kecil ini. Tapi umumnya mimpi mereka sama dengan kebanyakan anak indonesia lainnya, dan yang terpenting banyak yang ingin menjadi guru, membahagiakan orang tua juga tidak kalah (subhanallah Mulia).

Dan izinkan saya menuliskan satu mimpi terbaik dan membuat saya semangat dan merasa lelah tubuh saya hilang, the best dream.
Mimpi-Mimpi Shafa’a Salsabila (kelas V)
1.     Aku pengen masuk syurga
2.    Ake kepengen disayang mamah-papah
3.    Aku kepengen menjadi anak silat
4.    Aku kepengen menjadi anak pinter dan sholeh (sholehah, maksudnya)
5.    Aku kepnegn menjadi presiden
6.    Aku kepengen menjadi Gubernur yang baik dan jujur
7.    Aku kepengen menjadi polisi yang tegas dan benar
8.    Aku kepngen disayang oleh semua warga
9.    Aku kepngin menjadi nabi Muhammad SAW
10. Aku kepengen membahagiakan orang tua

Subhanallah, decakkan kagum dan bergetar hati saya, saat membacanya, anak SD memiliki cita-cita mulia, mengidolakan Rasulallah SAW, dan paham akan situasi pemimpin saat ini yang tidak jujur dan tidak baik, dan mengerti bahwa polisi yang tidak tegas, dan jarang menegakkan kebenaran, mulia, dan menebar cahaya. Semoga terwujud dan Tuhan telah mencatat mimpi-mimpi mulia kalian. (Jakarta, 10 April 2013)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar