**Bermimpilah setinggi-setingginya karena
Tuhan
yang akan memeluk mimpi-mimpi kalian**
Ini hari
siroh, saya terlambat, berangkat setengah dua, tidak dapat menembus macet yang
super-super macet. Dua jam sebelumnya seharusnya saya harus sudah berangkat,
tapi karena saya kelelahan saya tertidur di asrama. Memang tidak terlalu
terlambat, tapi 15 menit adalah waktu berharga yang harus saya tebus dengan
anak-anak dan masyarakat, apalagi kalau bukan mencontohkan ketidakdisiplinan. Hari
ini seharusnya, ada tiga pengajar yang akan mengajar, tapi belum satupun datang,
satu orang izin, yang satu belum datang dan satu lagi, saya, yang baru datang. Kreatifnya
anak-anak memang sering muncul saat-saat gurunya terlambat datang. Apa lagi
kalo bukan memunculkan permainan yang menggila. Mulai main tendang-tendangan,
lari-larian, mengejek teman, membuat menangis orang lain, dan berkeliaran
dimana-mana.
Tepat di
gang amal, hp saya berdering, salah satu orang tua wali murid, menelpon,
menanyakan keberadaan saya, dan melaporkan kreativitas anak-anak saya. Hahahaha,
baru datang saya sudah disuguhi masalah.
Melihat saya
datang, semua berlarian memasuki mushollah, anak perempuan kulihat sedang
berwudhu, dan yang laki-laki ternyata sudah wudhu. Hebat 5 menit yang lalu,
saya dikabari kegaduhan, dan sekarang mereka, sudah bersiap untuk sholat ashar,
Aris yang hari pertama diberi tugas untuk adzan sudah mempersiapkan diri untuk
azan, Arsy, sang ketua yang saya tunjuk sudah mentertibkan shof-shof sholat,
anak laki-laki. Tak kutemui, sisa-sisa kegaduhan, anak yang menangis misalnya,
atau barang-barang bertebaran dimana-mana. Rapih dan terkondisi, tas-tas yang
telah disepakati untuk diletakkan di pojok ruangan telah tersusun rapi, walau
tak serapi yang saya harapkan. Sedikit lega, menyelusup didada sana.
Adzan selesai,
shof sudah rapi, tinggal Imam, hmmm pengajar yang laki-laki belum datang,
terpaksa Arsy, sang ketua yang menjadi Imam hari ini, dan saya memutuskan untuk
tidak ikut berjama’ah, untuk mengontrol kalau-kalau ada konser yang dilakukan
oleh anak-anak saat sholat. Aman dan berjalan dengan seharusnya.
Saatnya Tilawah,
terpaksa hari ini anak-anak membaca tilawah masing-masing, dengan dikontrol
oleh Ketua kelompok. Saya melaksanakan sholat ashar. Selesai sholat, saya
mengumpulkan mereka, tiba sesi bercerita, nabi Sulaiman menjadi pilihan saya. Berjalan
dengan normal.
Selanjutnya,
adalah saatnya saya meminta mereka untuk menuliskan 10 mimpi-mimpi mereka, dan
ini tidak normal. Mimpi-mimpi ini yang saya maksud adalah keinginan-keinginan
mereka dimasa yang akan datang. Tapi coba bacalah daftar mimpi-mimpi ini;
Mimpi-mimpi
Aris:
1.
Mimpi
basah (huaaahhhh kalau ini yang menulis anak Smp atau Sma saya mahpum, tapi
kalau ini yang menulis anak SD kelas III, membuat saya mengerutkan kening, what.....??)
2.
Aku semalam
mimpi dikejar maling (mana ada ya?? Perasaan maling dikejar masa biasanya)
3.
Aku semalam
mimpi bertemu dengan kakek saya
4.
Aku semalam
mimpi aku didatangi oleh setan (hahahaha, didatangi oleh setan??...setan aja
takut, sama anak SD kelas III kayak gini...gkgkgk)
5.
Aku semalam
mimpi diusir oleh mama papaku (emmmm, ini mimpi??”)
Aris,
benar-benar mimpi buruk. Dan ini tentulah bukan mimpi-mimpi yang saya maksud. Dan
ini belum aneh, coba baca yang ini, dan ini membuat saya terpingkal-pingkal
tertawa.
Mimpi-Mimpi
Farrel (kelas II SD)
1.
Aku menjadi
pemain sepak bola (mimpi yang wajar)
2.
Macete
unite lawan city (sesuai dg yang ditulis, hmmm mulai aneh)
3.
Aku menjebol
gawang city (.....Maksudnya)
4.
Na terus
aku menjebolkan lagi gawang city (L)
5.
Aku di
selengkat abis itu aku pinalti
6.
Aku menjebol
lagi gawang City
7.
Pertandingan
selesai nwesterunited menang 1-0 (nahh lo, 1 gol lagi kemana perginya?? Hhhh)
8.
Besoknya
aku tanding lagi cersi (chelsi, mungkin maksudnya) vs manter united aku tanding
lawan celsi aku jebolkan lagi gawang celsi abis tu aku jebolkan lagi gawang
celsi, abis tu aku kejebolan (wahhh seru nihhh peratndingannya)aku dijebolkan
sama celsi, abis tu pertandingan selesai 2-2
9.
Besoknya
diulang lawan celsi aku kalahkan 1-2
10.
Akhirnya
pertandingan selesai juga
Pertandingan
selesai, saya bingung membacanya, ini mimpi atau apa sihhh...??
Banyak sekali
keanehan yang ada di dalam mimpi-mimpi monster-monster kecil ini. Tapi umumnya
mimpi mereka sama dengan kebanyakan anak indonesia lainnya, dan yang terpenting
banyak yang ingin menjadi guru, membahagiakan orang tua juga tidak kalah
(subhanallah Mulia).
Dan izinkan
saya menuliskan satu mimpi terbaik dan membuat saya semangat dan merasa lelah
tubuh saya hilang, the best dream.
Mimpi-Mimpi
Shafa’a Salsabila (kelas V)
1.
Aku
pengen masuk syurga
2.
Ake kepengen
disayang mamah-papah
3.
Aku kepengen
menjadi anak silat
4.
Aku kepengen
menjadi anak pinter dan sholeh (sholehah, maksudnya)
5.
Aku kepnegn
menjadi presiden
6.
Aku kepengen
menjadi Gubernur yang baik dan jujur
7.
Aku kepengen
menjadi polisi yang tegas dan benar
8.
Aku kepngen
disayang oleh semua warga
9.
Aku
kepngin menjadi nabi Muhammad SAW
10.
Aku kepengen
membahagiakan orang tua
Subhanallah,
decakkan kagum dan bergetar hati saya, saat membacanya, anak SD memiliki
cita-cita mulia, mengidolakan Rasulallah SAW, dan paham akan situasi pemimpin
saat ini yang tidak jujur dan tidak baik, dan mengerti bahwa polisi yang tidak
tegas, dan jarang menegakkan kebenaran, mulia, dan menebar cahaya. Semoga terwujud
dan Tuhan telah mencatat mimpi-mimpi mulia kalian. (Jakarta, 10 April 2013)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar